Melakukan gestun telah menjadi tren tersendiri untuk mengkonversi limit PayLater menjadi uang tunai termasuk untuk Traveloka PayLater. Sebenarnya cara ini sudah populer dari beberapa tahun yang lalu dan masih sering diandalkan hingga sekarang. Di balik cepat dan mudahnya melakukan gestun PayLater Traveloka atau TPayLater, ada bahaya-bahaya tertentu untuk praktik ini.
Sebelum Anda mencairkan TPayLater memakai cara gestun, pelajari apa saja risiko yang harus diantisipasi pada pembahasan berikut.
Apa Saja Bahaya Melakukan Gesek Tunai Traveloka Paylater?
Bahaya atau risiko gestun itu cukup beragam. Setiap pengguna PayLater Traveloka yang ingin melakukan gestun harus mengantisipasi berbagai risiko tersebut. Misalnya saja harus lebih cermat dalam memilih jasa jika ingin menggunakan pihak ketiga.
Gestun itu bisa dilakukan sendiri maupun tidak. Tapi cukup kompleks untuk Traveloka PayLater karena produk yang tersedia lebih terbatas dari marketplace lain. Kebanyakan terafiliasi dengan badan usaha resmi seperti PT KAI.
Berbeda dengan yang lain seperti Shopee misalnya yang cukup mudah untuk mendaftarkan toko online di platform tersebut. Jika ingin gestun sendiri, setidaknya Anda harus menjual produk transportasi, hiburan, akomodasi dan sebagainya. Setiap produk tersebut juga harus jelas dengan beberapa foto, deskripsi, lokasi fisik dan sebagainya.
Maka dari itu, kebanyakan pengguna gestun mengandalkan pihak ketiga. Mereka adalah jasa yang menyediakan layanan khusus untuk gesek tunai dan bisa untuk selain Traveloka PayLater juga. Sebagai yang sudah beberapa kali gestun melalui pihak ketiga, prosesnya cukup mudah dan cepat.
Tapi ada juga risiko-risiko yang harus dihadapi jika mengandalkan jasa seperti itu. Berikut akan saya jelaskan lebih rinci apa saja bahaya gestun untuk PayLater Traveloka maupun PayLater lainnya:
Pembekuan/Pemblokiran/Penghapusan Akun
Tergantung dari kebijakan platform terkait, akun terkait yang terdeteksi melakukan gestun berkali-kali bisa saja dibekukan. Pembekuan akun ini bisa dilakukan karena pengguna terkait dianggap melakukan penyalahgunaan. Tapi tentunya tindakan seperti ini tidak pasti jelas terjadi.
Butuh evaluasi yang terperinci oleh tim fraud Traveloka dan bisa saja susah untuk mendeteksi karena ada beberapa pihak terlibat. Tetapi jika akun Traveloka memang terancam, maka mau tidak mau harus membuat akun yang baru lagi.
Kerugian Karena Potongan Besar
Setiap gestun menerapkan biaya potongan atau fee yang bisa saja berbeda antar tiap layanan. Fee tersebut bisa saja besar karena bisnis gestun itu sendiri memiliki risiko tinggi dan harus dilakukan secara hati-hati. Sayangnya ada beberapa gestun yang menawarkan biaya terlalu tinggi sehingga membebani konsumen.
Jadi, manfaat yang didapat dari pencairan bisa lebih kecil karena biaya tersebut. Penting untuk Anda mencari tahu berapa persentase admin pada layanan gesek tunai ini sebelumnya. Jika memang terlalu besar, misalnya 20%, lebih baik berpikir dua kali.
Potensi Utang Membengkak
Jika Anda mencairkan limit dalam jumlah besar, maka Anda punya kewajiban besar juga. Tergantung pengguna terkait, biasanya ada yang melakukan gestun dengan kondisi finansial yang terbatas. Sebelum melakukan gestun Traveloka, alangkah baiknya menelaah kondisi keuangan sendiri terlebih dahulu.
Pastikan Anda mampu membayar tagihan tersebut di kemudian hari agar tidak menjadi membengkak. Jika memang telat bayar, maka akan ada denda juga yang membuat Anda harus membayar lebih banyak.
Susah untuk Meminjam Dana Lagi
Bahaya yang satu ini hanya berlaku pada saat Anda telat atau tidak kunjung membayar tagihan setelah jatuh tempo. Jika memang hal ini terjadi, maka akibatnya Anda akan lebih susah atau tidak bisa sama sekali melakukan pinjaman dana lagi.
Ketidakmampuan seseorang dalam membayar tagihan pinjaman termasuk PayLater biasanya tercakup pada skor kredit. Jika skor kredit ini rendah karena telat bayar, maka akan lebih susah untuk mendapatkan pinjaman ke depannya.
Ditipu oleh Jasa Terkait
Suatu jasa yang menawarkan layanan gestun tidak mesti amanah. Beberapa ada yang sengaja tidak memproses pencairan atau tidak mentransfer dana meski pun konsumen sudah melakukan transaksi. Jika Anda mengalami hal seperti ini, pihak Traveloka tidak bisa berbuat apa pun mengingat tindakan ini juga tidak disarankan oleh mereka.
Penipuan ini juga bisa terjadi dalam aspek lain misalnya mereka meminta data-data sensitif dari pengguna. Padahal akses gestun itu sendiri tidak mesti harus memberikan data pribadi. Berbeda dengan cara lama, sekarang gestun lebih sering dilakukan dengan transaksi fiktif ke merchant yang dikelola jasa gestun.
Apakah Praktik Gestun Juga Bahaya untuk Jasa Terkait?
Dari pihak jasa atau penjual gestun, juga harus menghadapi berbagai risiko. Penyediaan gestun ini bisa melalui personal maupun merchant di marketplace. Semisal jasa terkait sengaja membuat produk atau layanan di Traveloka lalu menjalankan praktik gestun, bisa membuat produk tersebut dinonaktifkan.
Data yang tersimpan bisa saja masuk daftar hitam sehingga tidak bisa digunakan lagi untuk mendaftar Traveloka sebagai pengguna atau mitra. Praktik gestun ini dianggap ilegal baik dari pandangan perbankan maupun platform terkait. Keduanya mungkin punya kebijakan tertentu untuk menindak pelanggaran ini.
Jika bisnis gestun dilakukan bersamaan dengan usaha lain, risikonya bisa lebih serius lagi. Usaha tersebut bisa saja diberhentikan keseluruhan melalui pencabutan izin meski pada dasarnya tidak melanggar. Bagi mereka yang sudah punya nama dalam menjalankan bisnis, reputasi mereka bisa terancam.
Perlu diketahui bahwa reputasi menjadi salah satu faktor utama yang menentukan calon konsumen memilih suatu jasa gestun. Jika reputasi sudah buruk, maka pelanggan akan susah percaya dan bisa meninggalkan jasa tersebut. Lebih dari itu, praktik gesek tunai juga bisa memberikan dampak negatif terhadap perbankan.
Dari sudut pandang perbankan, gestun bisa saja dimanfaatkan untuk praktik ‘cuci ‘uang’ atau tindakan sejenisnya. Gestun bisa membuat keuangan menjadi tidak stabil, mencoreng citra kartu kredit terkait dan mengurangi potensi penghasilan bank.
Di balik risiko yang beragam, gestun masih menjadi opsi solusi utama untuk mencairkan PayLater termasuk di platform Traveloka. Anda bisa mencairkan limit PayLater Anda di Traveloka dengan mudah melalui Jasagestunmu.com. Dapatkan fee termurah, proses serba cepat dan pilihan PayLater yang lengkap.
Frequently Asked Questions
Apakah aman jika memakai Traveloka PayLater?
Salah satu alasan meyakinkan mengapa Traveloka PayLater aman digunakan adalah karena diawasi OJK. Jika ada yang bermasalah, maka akan ditangani secara profesional dan sesuai hukum yang berlaku.
Apakah saldo Traveloka PayLater dapat dicairkan?
Anda mungkin tertarik mencairkan limit PayLater Traveloka yang begitu besar. Tapi sayangnya Anda hanya bisa memakai limit tersebut untuk pembayaran saja terutama untuk produk-produk Traveloka.
Bagaimana jika tidak membayar PayLater Traveloka?
Jika Anda berpikiran untuk tidak membayar PayLater, lebih baik urungkan itu. Risikonya yang paling umum adalah skor kredit yang terancam.
Apakah gestun itu legal?
Meski menjadi cara efektif untuk pencairan limit PayLater, sayangnya gestun itu bukan praktik legal. Layanan ini tidak resmi disediakan oleh platform mana pun yang menyediakan PayLater.








